How Many Distribution More?

*back to english*

Today I was reading a good article in Distrowatch, and suddenly I was shocked to know that Ubuntu Christian Edition is already issued. Standing as *yet another* distribution for Ubuntu, this phenomena is somehow made me think … As a Christian of course I was happy to know this, but as a Linux user and related to the article I read before my mind start to ask … when will this (humm, what should I call??) err… evolution stop? Or it won’t stop??
Lot of distribution, lot of choices, lot of negative and positive … humm, imagine you were at some toy shop and given choice between an original rubber duck, rubber duck with lights, rubber duck with mp3 player but no lights, rubber duck with silver wings, rubber duck with big head, and rubber duck with light,mp3 player,silver wings wich could assembled or disassembled together. Wich one will you pick?? I personally prefer rubber duck that could squack *hemm, there are no option for this huh? Well, then I’ll pick the original one and plug some squack machine on it* hehehehe …

Well, just a note, let not make this difference as an obstacle to spread the flavor of linux all over the world.

Last two day on Medan, I’ll be missin all of cute oriental girl I met here (eventough I don’t know their name *lol*) … this city surely a semi-heaven to me (since I’ve never been in Tokyo or Seoul, and I don’t like it’s spicy food) *lol*

*tired of english*


LCD Projector

Ketika pertama kali menggunakan Kubuntu untuk melakukan presentasi, saya mengalami sedikit kesusahan ketika harus melakukan sinkronisasi dengan LCD Projector. Yang saya maksud di sini adalah ketika saya menginginkan agar tampilan di layar LCD saya dan di LCD projector muncul dua-duanya (mirroring/clone) yang tampak di keluaran projector sama sekali tidak sempurna. Huruf dan gambar yang ditampilkan tampak bergoyang-goyang ke kiri dan kekanan, sama sekali susah untuk dibaca. Hal ini tidak muncul ketika saya hanya memunculkan tampilan melalui LCD Projector saja. Sampai dengan kemarin ketika saya melakukan presentasi ke klien saya masih menggunakan cara ini, well … jujur saja saya agak malu dengan kondisi ini, seakan-akan membuat linux kok tidak ada apa-apanya begitu hehehe …

Sampai hari ini, ketika saya menemukan jawabannya di halaman saya kemudian mencoba memodifikasi /etc/X11/xorg.conf saya dengan menambahkan sedikit opsi lagi pada bagian Device, sehingga lengkapnya menjadi seperti berikut:

Section “Device”

Identifier “Intel Corporation Intel Default Card”
Driver “i810”
BusID “PCI:0:2:0”
Option “VBERestore” “true”
Option “Clone” “true”
Option “MonitorLayout” “CRT,LFP”
Option “DevicePresence” “yes”


Okay, sedikit penjelasan … Untuk Option VBERestore tidak ada hubungannya dengan masalah projector ini. Opsi ini saya pakai ketika saya hendak mengaktifkan fitur Suspend melalui KDE. Berikutnya untuk opsi Clone, MonitorLayout, dan DevicePresence inilah yang berhubungan dengan penggunaan projector tersebut. So … bagi anda-anda yang bermasalah dengan LCD Projector, dan kebetulan memiliki graphic card dari keluarga Intel i8xx dan i9xx, silahkan dicoba resep saya ini …

For now, that’s all folks … enjoy your day

*also written in*